Monday, November 23, 2015

SongFic - Missing You ( Teen Top )

Ini Songfic paling keren menurut gue wkwkwk..
Di buat tanggal 9 Juli 2013.
Lagi demen"nya sama TeenTop.







Title      : Missing You ( Songfic)
Cast     : Lee chaerin (OC), L.Joe Teen Top, Lim Yerin (OC), Sojin Girls’day, Changjo Teen Top
Genre   : Romance
Author  : Liana Anna Juliana


Chakgakhaennabwaneoreul geunyeowa neoreul darmeun dwitmoseup ttaeme
Geunyeolbomyeon niga tteoolla jakkuman areungeoryeo nal bomyeo utdeon neo


“Oppa....”
Seorang yeoja berlari kearah namja yang sedang duduk sendirian ditaman. Namja tersebut menoleh kearah yeoja itu dan tersenyum.
“Oppa, bagaimana? Cocok tidak?”, tanya yeoja itu sambil memutar badannya. Dia memakai mini dress berwarna pink pastel. Rambutnya diikat kuncir kuda dengan pita warna senada dengan dress nya. Namja itu berdiri dan mengacungkan jempolnya.
“wahh amazing, kamu lebih pantas memakai ini daripada jeket baseball yang sering kamu kenakan itu”,kata namja itu. Chaerin, nama yeoja itu, dia tersenyum malu-malu kemudian dia duduk di kursi. Tapi namja itu masih berdiri.
“kenapa l.joe oppa?”,tanya chaerin.
“rambutmu.. lebih bagus lagi kalau rambutmu digerai”, jawabnya. Chaerin membuka ikatan rambutnya.
“begini”, kata chaerin.L.joe menatap chaerin tidak berkedip.
Yerin.....
“oppa..”, chaerin mengibaskan tangannya didepan wajah l.joe.
“eh.. “, l.joe tersentak kaget.
“kenapa, jelek ya?”,tanya chaerin.
“tidak, neomu yeppo”,jawab l.joe sambil tersenyum.
Yerinahh...
Mereka duduk bersama ditaman. Hari ini tepat perayaan 100 hari mereka berpacaran. L.joe adalah senior chaerin disekolah. Sebenarnya yang menyatakan cinta bukan l.joe tapi chaerin. Dari awal dia masuk ke sekolah itu chaerin sudah menyukai l.joe. 

-Disekolah-

Chaerin menghampiri temannya, Sojin yang sedang asyik membaca buku dibawah pohon ditaman belakang sekolah.
“heeyyyy”, chaerin menyapa Sojin. Sojin menghela nafas panjang.
“Sojin-ah anyong”, katachaerin.
“aku kan sudah bilang kamu bukan temanku lagi”, jawab Sojin sinis. Chaerin hanya tertawa mendengarnya.
“sudahlah.. mau sampai kamu marah padaku?”, tanya chaerin. Sojin menutup buku yang sedang dibacanya.
“hmm, sampai kamu berubah jadi chaerin yang dulu lagi”, jawab Sojin.
“memangnya sekarang aku kenapa?”
“pabo, lihat saja..kamu jadi jarang main basket lagi denganku, selera berpakaianmu jadi aneh, yang lebih parahnya.. seorang chaerin yang anti sama yang namanya sayuran, sekarang jadi vegetarian.. uhhhh.. hentikanlah princess syndrom mu itu “, jawab Sojin.
“tapi.... itukan yang disukai l.joe oppa”,chaerin menundukkan kepalanya.
“ya!! Lihat dia, dia yang sudah merubahmu. Kenapa kamu masih suka sama dia, ish.. “
Chaerin memegang bahu Sojin, “tapi sojin-ah, sayuran itu bagus untuk tubuh.. lagipula kita ini yeoja,jadi kita harus bertingkah seperti yeoja”
“arrghhh.... molla molla terserah kamu saja lah”, sojin meninggalkan tempat itu dan chaerin mengikutinya.
Ditempat lain, l.joesedang bersama dengan dongsaengnya Changjo. Mereka sedang beristirahat setelah mereka berolahraga tadi.
“hyung, apa kamu tidak keterlaluan?”, tanya changjo. 
“apa?”
“hyung dia bukan yerin...”

BRAKKK

L.joe memukul kursi yang didudukinya. Changjo terperanjat kaget.
“ya! Jangan mencampuri urusanku.. satu lagi, jangan sebut nama itu lagi dihadapanku!!”, l.joe pergi meninggalkan changjo.
“uhhhh.. menyeramkan,aaaahh hyung aku juga tahu kamu masih menyukainya”, kata changjo setelah l.joe pergi.
Setelah pelajaran usai,chaerin bergegas pergi. Sojin hanya geleng-geleng kepala melihatnya. Chaerin pergi menemui l.joe.
“oppa..”
L.joe yang sedang bersama changjo pun menoleh. Chaerin menghampirinya. Changjo meninggalkan mereka berdua.
“apa yang oppa mau berikan padaku?”, tanya chaerin. L.joe mengeluarkan sesuatu dari dalam tasnya.Terlihat sebuah kotak berukuran sedang.
“bukanya dirumah saja ya”, kata l.joe. chaerin menganggukkan kepalanya. Dia terlihat senang sekali.Chaerin menggandeng lengan l.joe dan mereka pulang bersama. Setibanya dirumah,chaerin langsung menbuka kotak tersebut dan ternyata isinya adalah sebuah botol cantik berisi parfum. Chaerin tersenyum bahagia.


Nalutge hadeon neoui geu maltu naega seonmulhae jun geu hyangsu
Geunyeoreulttokgachi neoro mandeureo saranghamyeon neol ijeul su isseulkka

Waktu berlalu dengan cepat, tidak terasa hari libur sudah tiba. Hari ini chaerin dan l.joe berencana untuk pergi ketaman hiburan. Chaerin terlihat sangat manis, dia mengenakan mini dress berwarna biru muda dengan rambut yang digerai. Dia mengenakan bando yang senada dengan dressnya, tidak lupa dia menyemprotkan parfum yang diberikan oleh l.joe. Chaerin ingin agar hari ini menjadi berkesan untuk mereka berdua. l.joe terlihat puas melihat chaerin. L.joe menatap chaerin dan tersenyum.
“yerin-ahh..... kamu cantik sekali”, kata l.joe.
Eh??Yerin??, kata chaerin dalam hati.
Ahh mungkin aku salah dengar, tambahnya.
“oppa, aku lapar ayo kita makan dulu”, kata chaerin. kemudian mereka pergi ke cafe terdekat.
“hmm, aku pesan...hamburger”, kata chaerin sambil menutup buku daftar menunya.
“andwe!!”, kata l.joe mengagetkan chaerin.
“yerin ahh bukannya kamu alergi ham, pesan salad saja ok”, kata l.joe.
“oppa... kamu aneh sekali hari ini, daritadi oppa salah menyebut namaku jadi yerin.. dan sejak kapan aku alergi ham”, kata chaerin.
“eh..ermm.. mianhae,oppa lagi banyak pikiran akhir-akhir ini.. maaf chaerin-ah”, kata l.joe.chaerin tersenyum.
“ahni, tidak apa-apa ko”, jawab chaerin. 


Neowagateul suneun eopgetji ni saenggangman jakku nagetji
Geuraedoeojjeol suga eobtjanha honjaneun neomu himdeuljanha

Sepulang dari taman bermain, chaerin masih memikirkan l.joe. Tiba-tiba Sojin datang kerumah nya. 
“wahhh sojin.. kamu sudah memaafkanku?”, tanya chaerin sambil memeluk sojin.
“kalau kamu bisa mengalahkanku one on one, ayo kita main basket”, sojin memperlihatkan bola basket yang dibawanya. Chaerin melepaskan pelukannya dan terdiam sesaat.
“kajjaaaaaaaaaaa....”,chaerin langsung mengambil bola basket itu dan mereka berlari ke halaman belakang.
“aahh sudah lama lapangan ini tidak digunakan”, ujar chaerin. Mereka pun bermain bersama,setelah mereka capek mereka beristirahat.
“aahhh menyenangkaaaann”, kata Sojin. Chaerin tersenyum mendengarnya.
“dengar, aku sama sekali tidak mempermasalahkan kalu kamu jadian sama l.joe oppa tapi jangan lupakan aku, arraseo? Meskipun kamu sudah tidak suka main basket lagi tapi kanaku masih suka, setidaknya hargai aku.. yaa, chaerin?”, tambahnya. Chaerin menganggukkan kepalanya. Mereka berpelukan dan tertawa bersama.
Sementara itu l.joe sedang termenung di kamarnya, perlahan-lahan dia membuka sebuah album foto.Terlihat seorang yeoja yang sangat cantik memakai mini dress dengan rambut yang di geraikannya dan dihiasi dengan bando yang mempermanis rambutnya. Di foto itu,dia terlihat berdua dengan l.joe tertawa bersama. L.joe mengambil foto tersebut dan membaliknya. Dibagian belakang foto itu tertulis  “100day Me and Yerin”.
“yerin.......bogoshippeo...”, ujar l.joe. kemudian dia mengeluarkan ponselnya dan menelpon seseorang. 
“oppa, ada apa?”, tanya suara diseberang yang ternyata itu adalah Chaerin. Masih sambil memandang foto itu l.joe menjawab teleponnya.
“chaerin-ahh..bogoshippeo... “, jawab l.joe. matanya masih tertuju pada foto yerin.
“nadoo.. aku juga kangen,hhe”, jawab chaerin.


Nigaaniraseo geuraeseo deo neoro mandeulgo sipeonnabwa
Nigageuriwoseo geunyeoreul deo neoreul darmge hago sipeonnabwa
Harutbammanttak harutbamman geunyeoegeseo neoreul chajeullae
Mianhaejeongmal I’m sorry jeongmal geunyeoga neoreul daesinhal su itgireul

Malam itu chaerin tampak sangat bahagia, disisi lain l.joe masih tetap menatap foto tersebut sampai dia tertidur. Keesokan harinya chaerin tampak ceria sekali. Sojin menatapnya heran.
“ya, obatmu sudah habis eoh? Dari tadi senyam senyum ga jelas”, kata sojin.
“yee.. dengar ya, tadi malam l.joe oppa menelpon aku dan dia bilang... dia kangen aaarghhh”, jelas chaerin. sojin menggeleng-gelengkan kepalanya.
“ah biasa.. bilang bogoshippeo atau saranghae itu hal biasa bagi orang yang pacaran, tidak aneh..”, kata sojin. Chaerin terdiam.
“eh, kenapa?”, tanyaSojin.
“hm.. kalau diingat-ingat, dia belum pernah sekalipun bilang saranghae padaku”, jawab chaerin.
“eeeeeeeeeeeeeeeeehhhhhhhhhhhh..bohong”, sangkal sojin.
“beneran, huft....”,chaerin menghela nafas panjang.

Urisarang noraeen ain’t got no soul yeonghoni eobseo neomu chagaun
Dusoneul naemireo mianhae saranghandan mareul hal su eomneun nareul ihaehae

Chaerin dan Sojin berjalan di koridor sekolah, mereka ingin pergi ke perpustakaan. Mereka mendengar beberapa siswa sedang membicarakan sesuatu.
“katanya sih meninggal setengah tahun yang lalu, kecelakaan mobil”, kata salah satu siswa.
“wah sayang sekali,katanya dia siswi yang berprestasi?”, kata siswa lainnya.
“siapa tadi namanya?”
“yerin, lim yerin”
Yerin?
“maaf.. tadi kalian bilang yerin?”, chaerin menghampiri para siswa itu diikuti oleh sojin.
“iya, lim yerin.. “
“dia siapa?”, tanyachaerin.
“ahh senior kita tapi dia sudah meninggal”
“ohh gomawo”, katachaerin.
Ahhmungkin cuma kebetulan saja, l.joe oppa bilang kan dia cuma salah menyebutnamaku..,kata chaerin dalam hati. Setibanya diperpustakaan Sojin menanyakan kelakuan aneh chaerin tadi.
“tidak, bukan apa-apako aku hanya pernah mendengar namanya saja”, jawab chaerin. Mereka mulai mencari buku yang mereka butuhkan tapi kemudian Sojin menemukan sesuatu.
“chaerin lihat sini”,kata Sojin.
“wae?”, tanya cherin.
“ini, aku sedang melihat album foto sekolah kita.. lihat-lihat ini foto l.joe waktu pertama kali masuk sekolah hahaha.. lucu.. “, Sojin memperlihatkan foto l.joe kepada chaerin. chaerin tertawa melihatnya.
“eh ini..”
“apa?”, tanya chaerin.
“lim yerin”, sojin menemukan foto yerin dan memperihatkannya pada chaerin.
“huuu aku merinding,sudahlah ayo kita pergi”, ajak Sojin. Chaerin terdiam sejenak. 

-Atap Sekolah-

“mau sampai kapan seperti ini terus hyung, kasihan chaerin..”, kata changjo kepada l.joe. l..joe yang sedang makan pun berhenti.
“ahh kamu membuat nafsu makanku hilang”, jawab l.joe.
“aku sudah tidak tahan lagi, kalau hyung tidak segera menghentikannya aku yang akan menghentikan semua ini.. jangan egois.. dia bukan yerin hyung”, changjo terpancing emosi. L.joe menghembuskan nafas.
“tentu saja dia bukan yerin, tidak ada yang bisa menggantikan yerin”, jawab l.joe.
“terus kenapa hyung melakukan ini kepada chaerin eoh? Memaksa dia memakai dress, menyukai sayuran,sampai-sampai membelikan parfum yang sama dengan yerin..”
L.joe terdiam mendengarnya. 
“aku.. aku......merindukannya.... “ jawab l.joe. Changjo terdiam.


Geunyeoganeol daesinhanda haedo neoreul daesinhal su inneun nugungaga itdaedo
Geusarami niga doel sun eobseo naman gyesok deo apajilppunya

“sekali ini saja..setidaknya sampai aku benar-benar bisa melupakan yerin biarkan aku seperti ini changjo”
“tapi ini salah hyung,bagaimana bisa melupakannya kalau chaerin mirip dengannya”, ujar changjo.
“ini satu-satu nya cara agar aku bisa melupakan yerin.. ini yang aku pikirkan”, jawab l.joe. Changjo sudah kehabisan kata-kata untuk menasehati hyung nya itu. 
“oppa....”
Tiba-tiba chaerin datang menghampiri mereka.
“ch.. chae...rin...”,jawab l.joe terbata-bata. L.joe menatap ke arah changjo, changjo memalingkan wajahnya.
“gwechana oppa... in ibukan salahmu, aku yang pertama mengajakmu pacaran.. “, kata chaerin. matanya mulai berair.
“bukan begitu, aku... “
“gwechana oppa”,Chaerin memotong perkataan l.joe. Chaerin tersenyum tapi dia sudah tidak bisa membendung air matanya lagi. 
“selesaikan sendiri hyung”, kata changjo sambil pergi meninggalkan mereka berdua.
“mianhae.. karena obsesiku kamu jadi korban.. mian..”, kata l.joe.
“ketika pertama kaliaku melihatmu, aku melihat dia didalam dirimu chaerin-ah.. senyumanmu mirip dengannya.. mian”, tambahnya. 

Neoegeseogeunyeol chaja nado ireon naega sirchiman eojjeol suga eobseo
Nanajikdo wonhae niga anin geunyeo sarangeun tto byeonhae
Butttaega ajik anya naran sarameul mannaseo naran sarameul saranghaeseo
Urisarangen jinsimi eobseo meorineun inneunde gaseumi eobseo uri gwangyeneun sokbin gangjeong

“gwechana oppa... aku tahu aku tidak bisa memiliki hatimu.. kita hentikan saja sampai disini..gomawo, meskipun oppa tidak benar-benar menganggapku ada tapi oppa sudah memberikan aku kebahagiaan untuk diriku sendiri..” Chaerin meninggalkan l.joe yang masih terdiam.

L.joe merebahkan diridiatas meja sambil menatap langit diatas atap sekolah itu.
Yerin-ah,aku berharap dia bisa menggantikanmu.. ternyata tidak bisa.. kamu adalah kamu..chaerin adalah chaerin.. kalian dua orang yang berbeda, aku salah...

Nigaaniraseo geuraeseo deo neoro mandeulgo sipeonnabwa
Nigageuriwoseo geunyeoreul deo neoreul darmge hago sipeonnabwa
Harutbammanttak harutbamman geunyeoegeseo neoreul chajeullae
Mianhaejeongmal I’m sorry jeongmal geunyeoga neoreul daesinhal su itgireul

                                   

    ~Missing You ~






No comments:

Post a Comment