Tittle : Why
Cast : Kim Hanna ( OC ), ChangjoTeen Top, L.Joe Teen Top and another cast
Author :Liana anna Juliana
Genre :Romance
“hmm..l.joe yaa saranghae”, kata hanna malu-malu.
Changjo yang mendengar percakapan itu pun terkejut, dia tidak menyangka kalau hanna akan mengatakan hal ini secepat itu.Sedangkan l.joe hanya diam dan kemudian tersenyum.
“mau berpacaran denganku hanna?”, tanya l.joe. Hanna terlihat sangat terkejut mendengarnya.
Mwoohh?
“ya!Aku serius”, kata hanna.
“akujuga, kalau seseorang menyatakan cinta berarti dia ingin pacaran kan? Apa akusalah?”, jawab l.joe. Hanna terdiam. Dia awalnya hanya berniat untuk menyatakan cintanya bukan untuk menjadi pacar l.joe. Tapi kemudian l.joe berkata sepertiitu. Hal ini membuat hanna bingung.
“bagaimana?”,tanya l.joe kepada hanna.
“wouldyou be my girl?”, l.joe memegang tangan hanna. Hanna hanya diam dan perlahan-lahan menganggukkan kepalanya.
“ok,kita resmi jadian. Anyong”, kata l.joe sambil meninggalkan hanna sendirian.
Hanna masih diam, dia sama sekali tidak mengerti.
Ahh molla, sudahlah. Hanna meninggalkan tempat tersebut. Changjo yang melihat kejadian itu segera mengejar hanna.
“hanna!!”,changjo memanggil hanna. Hanna pun menoleh ke arah changjo.
“ada apa?”, tanya hanna bingung.
“itu..emm... itu....”
“apa?”,tanya hanna.
“itu..ahh, aku tidak bisa mengantarmu pulang”, kata changjo berbohong.
“tidak masalah”, kemudian hanna meninggalkan changjo.
Arrghhh pabo ,kata changjo dalam hati.
Keesokanharinya....
“kudengar mereka berpacaran”
“benarkah?”
“iya,kemarin aku melihat mereka pulang bersama”
“kenapasama yeoja itu sih?”
“iyaiya.. hm, kalau di bandingkan sih memang yeoja itu lebih manis dari suzy”
“hmm..benar juga”
Terdengar beberapa siswa sedang berbincang mengenai l.joe dan hanna. Taeyeon yang mendengar hal itu pun segera mencari hanna. Taeyeon melihat hanna sedang dudukdi taman sendirian, dia pun menghampirinya.
“benarkah itu?”, tanya taeyeon tiba-tiba.
“apa?”
“kamu pacaran dengan l.joe?”
Hanna hanya menganggukkan kepalanya.
“daebak,bagaimana bisa?, tanya teyeon penasaran.
“hanya butuh keberanian dan mengesampingkan genre hmmm”, kata hanna.
“yaa!Kenapa kamu tampak tidak senang eoh?”, tanya taeyeon.
“bagaimana bisa senang, pacaran sih pacaran. Masa nomor hp saja ga punya hmm”
“mwoh?Sudah aku duga, dia tidak serius padamu”, jelas taeyeon.
“molla molla arghhh”, hanna mengacak-acak rambutnya sendiri.
Tiba-tibaada sepasang tangan yang menutupi mata hanna.
“yaa!Changjo jangan bercanda!”, hanna menyangka bahwa itu changjo.
“changjo??”,hanna menoleh dan melihatnya. Ternyata itu tangannya l.joe, muka hanna langsung memerah.
“aigooo,kyopta”, kata l.joe tersenyum.
“k..kenapa kamu disini?”, tanya hanna gugup.
“makansiang bersama pacarku dan.....”
“taeyeon”,kata taeyeon
“ya dan teman pacarku taeyeon”, kata l.joe menambahkan. Hanna jadi salah tingkah mendengarnya. Murid-murid perempuan mulai memperhatikan mereka. Ada tatapanbenci, iri tapi ada juga yang senang melihat mereka.
Sementara itu di lapangan basket changjo, ricky dan chunji sedang berkumpul bersama.Mereka sedang beristirahat karena kelelahan main basket.
“ada rumor yang mengatakan teman mu c’hanna sekarang pacaran dengan l.joe,benarkah?”, tanya chunji. Changjo hanya menganggukkan kepalanya.
“aku rasa dia cuma mempermainkan temanmu saja”, tambah ricky.
“aku tidak peduli”, kata changjo sambil melanjutkan main basket.
“kenapa dia?”, tanya chunji kepada ricky. Ricky hanya mengangkat bahunya. Merekapun melanjutkan bermain basket. Bel tanda sekolah usai pun berdering, l.joetiba-tiba langsung keluar kelas meninggalkan hanna. Hanna hanya diam melihatnya.
Dia itu... tadi membuatku senang, sekarang pergi begitu saja hmmm, kata hanna dalamhati.
“dia kemana?”, tanya taeyeon. Hanna hanya menggelengkan kepalanya. Bersamaan dengan itu changjo datang.
“kajja”,changjo menarik tangan hanna. Sepanjang perjalanan pulang hanna hanya diammembisu. Changjo diam-diam memperhatikannya.
“turun,sudah sampai”, kata changjo. Tanpa bicara sepatah katapun hanna turun dari motor changjo dan masuk ke rumahnya. Changjo yang merasa kesal pun berlarimenghampiri hanna.
“heyy,kamu kenapa?”, kata changjo sambil menggoyangkan bahu hanna.
“changjo, bagaimana ini?”, kata hanna sambil memasang muka memelas. Mereka punmasuk ke dalam rumah hanna. Hanna memceritakan semua hal dari mulai diamengungkapkan cintanya kepada l.joe sampai kejadian yang tadi.
“dia tidak serius kan, aku juga tahu tapi aku tetap menyukainya.. bagaimana ini changjo, hatiku sakit”, jelas hanna.
“dia menemui suzy”, kata changjo tanpa ekspresi. Hanna tampak sangat terkejut.
“sebenarnya ada hubungan apa di antara mereka”
“dulunya mereka pacaran, kenapa?”, tanya changjo
“hmmm....arrghhh pabo pabo, kenapa aku suka padanya”, hanna memukul kepalanya sendiri.
“sudahlahputuskan saja dia beres kan”, kata changjo.
“yaa!!Kamu ga ngerasain sih, kamu tidak akan mengerti”
“yayayayaaku pergi”, changjo pulang kerumahnya.
Sudah 2 minggu sejak hanna dan l.joe resmi berpacaran namun mereka belum pernah sekalipun kencan. Setiap hanna mengajak l.joe dia selalu sibuk. Hanna kira l.joe telah kembali ke sisi suzy namun mereka tidak terlihat bersama-sama. L.joe memang sering menghampirinya tapi suzy hanya menanggapi sekedarnya saja. Hal itu membuat hanna sedih, tapi dia juga tidakmau kehilangan l.joe.
“sudahjelas kan l.joe cuma main-main kenapa yeoja itu tetap bertahan”
“entahlah,mungkin dia cuma ingin populer”
Terdengar percakapan para murid mengenai hubungan l.joe dan hanna.
“yaa!!Jangan bicara sembarangan, aku sobek mulutmu baru tau rasa eoh!!”, taeyeon yang mendengar percakapan mereka pun marah dan meninggalkan tempat itu menuju hanna.
“hanna,putuskan saja l.joe”, kata taeyeon. Hanna yang sedang minum tersedak mendengarnya.
“yaa!!Ngomong sih mudah”, balas hanna. Tiba-tiba l.joe datang.
“annyong”,sapa l.joe
“hai,ada apa?”, tanya hanna. Taeyeon tampak mulai tidak suka dengan l.joe.
“pulang sekolah kita kencan ok?”, kata l.joe sambil pergi begitu saja.
Hanna dan taeyeon saling berpandangan.
“bagaimana?”
“pergisaja”
Kemudian hanna pergi mencari changjo. Di perjalanan, hanna berpapasan dengan suzy. Hannatersenyum tapi suzy hanya diam, melewatinya begitu saja.
Kenapa dia...., katahanna dalam hati. Kemudian dia masuk ke kelasnya changjo. Chunji yang melihatnya langsung menghampiri hanna.
“wah,bukannya ini yeoja yang sedang hanga-hangatnya di perbincangkan hehehe”, kata chunji sambil merangkul bahu hanna. Hanna yang merasa risih un melepaskannya.
“Dimana changjo?”, kata hanna to the point.
“ruangganti, tadi habis olah raga”, Ricky yang menjawab pertanyaan hanna. Hanna langsung pergi menemui changjo. Di ruang ganti terlihat changjo yang memakai tshirt tanpa lengan, membuat oto-ototnya terlihat jelas. Apalagi dengan keringat yang membasahi tubuhnya, membuat namja yang satu ini semakin keren. Hanna yangbaru memasuki ruangan itu terhenti sejenak dan memperhatikan Changjo.
Hmmm cutie changjo sudah berubah menjadi manly changjo, ujar hanna.
Changjo yang menyadari kehadiran hanna langsung melemparkan handuk kepadanya.
“apayang kau lihat eoh?”, kata changjo. Hanna tersentak dari lamunannya.
“eh..hmm.. anu.. “
“sini,aku tidak bisa mendengarmu”, kata changjo. Hanna pun duduk di samping Changjo.
“l.joe mengajakku kencan”, kata hanna.
“oh”,jawab Changjo
“oh??”
“iya,oh. kenapa? Ada yang slah? Aku bilang, oh”, tambah Changjo.
“tidak,hmm.. jadi hari ini kita tidak pulang bareng ya”, kata hanna. Changjo hanya mengangguk dan langsung meninggalkan hanna. Sepulang sekolah, hanna dan l.joe langsung pergi ke taman hiburan. Hanna dan l.joe banyak menaiki wahana-wahanadi tempat tersebut.
“senang tidak?”, tanya l.joe. Hanna membalas dengan senyuman di bibirnya,” senang seeekali, kalau sama Changjo mustahil aku bisa naik wahana sepuasnya”.
“benarkah”
“ya,dia takut ketinggian hhehehe”, jawab hanna.
“ohh..hm,ayo kita makan”, l.joe menarik tangan hanna. Mereka makan di sebuah cafe. Tapi kemudian mata hanna melihat seseorang yang dia kenal.
Suzy??
Ternyata hanna melihat suzy sedang bermain dengan teman-temannya di taman hiburan itujuga. L.joe yang melihat ekspresi hanna berubah pun menoleh ke arah suzy. Dansuzy melihat mereka berdua. Dia tersenyum sambil membungkukkan badannya darikejauhan.
Apa itu, tadi di sekolah dia begitu acuh, kata hanna dalam hati.
“ahh bukankah itu l.joe”, salah satu teman suzy berbicara kepadanya.
“dia sedang kencan”
“kebetulan sekali, apa kamu memberitahunya akan ke sini suzy?”
“ermm..tidak”, balas suzy
“wahhh berarti ini jodoh”
“kenapa kamu putus dengannya”
Suzydan temen-temannya pun meninggalkan tempat itu sedangkan l.joe masih tetapmemandanginya.
“kenapa kamu memandanginya terus?”, kata hanna.
“tidak,aku sedang mencari mm.. es krim”, jawab l.joe. Semenjak itu l.joe jadi jarang bicara, mereka pun memutuskan untuk pulang dan l.joe mengantar hanna.
“mampir dulu”, kata hanna.
“ahh tidak usah, aku ada urusan. Annyong”, l.joe pun pergi. Hanna tidak langsung pulang ke rumahnya, dia berjalan menuju rumah changjo.
-Sementaraitu...-
L.joe memacu motornya degan kecepatan yang tinggi, dia berhenti di depan sebuah rumahmewah. Dia memencet bel rumah itu dan kemudian munculah seorang wanita cantikdan anggun, ternyata itu rumahnya suzy. Suzy membukakan pagar rumahnya.
“adaapa?”, tanya suzy
“itu..anu.. tadi itu tidak seperti yang kamu kira. Aku Cuma .. mmm”
“Cumatidak enak sama hanna”, potong suzy.
“yaa!!Sampai kapan km begini, soo hyun tidak akan kembali. Km juga merasakannya kan,tadi di taman bermain. Kamu cemburu kan? Iya kan? Aku tahu kamu masih menyukaiku.Hanya karena soo hyun bisa membuat mimpimu jadi kenyataan kamu meninggalkanku. Iyakan?”, l.joe mengguncangkan bahu suzy. Suzy hanya diam.
“sakit..”,kata suzy. L.joe pun melepaskan tangannya dari bahu suzy.
“kamu bilang kalau aku berhasil membuatmu cemburu kamu akan kembali kepadaku”, katal.joe
“tapi aku tidak cemburu”, jawab suzy
“bohong!!”
“aku...menyukai soo hyun, l.joe mianhae”, suzy menutup pagar rumahnya. L.joe masih diam berdiri di depan rumah suzy.
“YAAAAKU AKAN MEMBUATMU MENYADARI BAHWA KAMU MASIH MENYUKAIKU... !!”, kata l.joe sambil berteriak. Kemudian dia meninggalkan rumah suzy.
-Disisi lain...-
Tok..tok.. tok...
Hanna mengetuk pintu kamar changjo.
“masuk saja hanna, mungkin changjo sedang tidur”, kata ibunya changjo
“nee”,hanna pun masuk. Terlihat sebuah kamar berukuran sedang dengan cat warna biru.Dan benar saja, changjo sedang tidur pulas di kasurnya. Hanna berusaha untuk membangunkan changjo dengan menggoyang-goyangkan tubuhnya. Tapi percuma saja,changjo tetap tertidur pulas. Tapi hanna tidak menyerah, “ya!!! Bangun..”
Changjo membalikan badan dan tidak sengaja tangan hanna tertarik, alhasil hanna langsung jatuh di atas tubuhnya changjo. Untuk beberapa saat mereka hanya berpandangan dan saling diam.
This feeling......
No comments:
Post a Comment